jiwa pelindung

ketika aku mati

tidak lebih sebatang kayu

melapuk perlahan

menjadi debu

tanah

 

jiwaku yang tidak mati

tetap kau kenang

jiwa pelindung

yaitu aku yang sesungguhnya

pada wajahmu

seperti rindu bambu pada angin
menjeritkan perih menyayat
pada pokok yang berpelukan
di belakang rumah

seperti rindu katak pada bulan
menyanyikan lagu belentung
pada irama yang bersahutan
di tepian perigi yang gelap

seperti rindu rumi pada syams-i-tabriz
menghentakkan tarian darwis
pada cawan yang terteguk
di pesta  Mawlaw’iyya

seperti rindu nuh pada kan’an
yang tenggelam dalam ombak
tak pernah terbalas

pada wajahmu
yang sunyi
wajahku
sembunyi

Jiwa Yang Bertanya

11048677_627755100690648_4142497789918302487_n

ooo… apakah kau tuhan

tanyaku pada tulisan itu

dan tulisan itupun tidak menjawab

maka akupun menghancurkan tulisan itu

tulisan yang kusembah bertubi-tubi

siang malam tanpa tanya

-jiwa yang bertanya-

#jiwakesembilan#15

Sembilan Jiwa Terlahir

sembilan jiwa terlahir
bersama alam raya
sembilan jiwa berkelana
mencari yang asal
mencari yang akhir
mungkinkah ada tahapan-tahapan jiwa
yang lahir tumbuh berkembang dan akhirnya mati
jiwa pertama hingga mencapai jiwa kesembilan
apakah satu jiwa yang mati
menyebabkan lahirnya jiwa lain yang lebih tinggi
misalnya jiwa yang rela, akan melahirkan jiwa yang bahagia
jiwa yang pengasih akan melahirkan jiwa yang peduli
jiwa penolong akan melahirkan jiwa pelindung
jiwa yang bertanya akan melahirkan jiwa mendengar
jiwa manakah yang asal yang pertama
jiwa manakah yang akhir yang kesembilan